Wisata Kawah Putih Bandung, Keindahan Alam Ciwidey

Wisata alam Kawah Putih Bandung Selatan sangat cocok untuk tujuan wisata keluarga dengan daya tarik alam bumi Ciwidey yang asri dan sejuk. Pemandangan alam di Kawah Putih Bandung memang sangat mempesona, tak heran salah satu tempat wisata di Bandung ini sangat terkenal dan ramai dikunjungi para wisatawan. Sesuai namanya, kawah putih merupakan sebuah danau Gunung Vulkanik yang berwarna putih. Kawah putih terletak di daerah Rancabali, tepatnya Jalan Raya Soreang – Ciwidey KM 25, Kabupaten Bandung.

Kawah putih merupakan danau vulkanik yang terbentuk akibat letusan Gunung Patuha yang memiliki ketinggian 2.434 meter diatas permukaan laut. Walaupun merupakan kawah vulkanik, namun Kawah Putih dapat dijangkau langsung oleh para wisatawan, karena saat ini Gunung Patuha sudah dinyatakan tidak aktif lagi. Hamparan pemandangan indah di tempat wisata kawah putih sangat mempesona, bahkan banyak diantara pasangan muda memilih Kawah Putih sebagai tempat yang cocok untuk melakukan sesi pemotretan pra wedding.

Untuk sampai ke wisata Kawah Putih, para pengunjung harus menempuh perjalanan dulu menuju ke atas gunung, sekitar 3 Km dari pintu gerbang masuk. Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, Anda bisa memilih untuk parkir di area bawah dan menggunakan kendaraan tradisional “ontang-anting” yang disediakan pengelola wisata untuk naik menuju lokasi kawah putih. Namun, Anda juga bisa menggunakan mobil Anda untuk naik ke atas dan memarkir kendaraan Anda di area parkir atas. Untuk Anda yang belum pernah ke Kawah Putih, jangan lupa membawa jaket atau baju hangat yang tebal, karena suhu udara di wilayah ini cukup dingin. Untuk menghindari bau belerang yang menyengat, Anda disarankan memakai masker, jika lupa membawa nya jangan khawatir, sebelum masuk, banyak orang yang menjual masker untuk pengunjung.

Kawah Putih Bandung

Sebelum masuk area kawah, pengunjung harus menuruni beberapa anak tangga. Dari ketinggian tangga, keindahan alam Kawah Putih sudah terlihat dan bau belerang sesekali tercium. Jika cuaca sedang hujan, uap kawah bisa naik ke atas dan menutupi area kawah sehingga terlihat seperti kabut. Pada saat itu disarankan untuk tidak berlama-lama berada di area kawah, karena gas dan bau belerang yang menyengat bisa membahayakan kesehatan. Selain itu, di area kawah terdapat sebuah gua, yang dinamakan Gua Belanda. Gua ini sudah ditutup, jadi pengunjung hanya bisa melihat mulut gua yang sudah disegel papan oleh pengelola wisata.

Sejarah Wisata Kawah Putih

Dibalik keindahan pemandangan Kawah Putih, ternyata tempat wisata ini sebelumnya diangap tempat yang angker oleh masyarakat sekitar. Gunung Patuha oleh masyarakat sekitar juga disebut Gunung Sepuh. Nama Patuha sendiri berasal dari kata Pak Tua. Konon menurut cerita masyarakat, diatas Gunung Patuha terdapat makam leluhur dan merupakan tempat pertemuan para leluhur. Sehingga masyarakat sekitar tidak ada yang berani memasuki area kawah pada saat itu. Akhirnya pada tahun 1837, seorang ahli Botani keturunan Jerman Franz Wilhelm Junghun melakukan observasi ke Gunung Patuha dan menemukan danau vulkanik yang sangat indah yang sekarang dikenal sebagai Kawah Putih.

Wisata Kuliner Ciwidey

Tidak lengkap rasanya jika berlibur ke Kawah Putih Ciwidey tanpa menjajal wisata kuliner khas Ciwidey, yang terkenal dengan komoditi buah stroberi nya ini. Selain belanja buah stroberi untuk oleh-oleh, Anda juga bisa mencicipi berbagai makanan olahan dari stroberi. Di sekitar tempat wisata kawah putih terdapat banyak penjual oleh-oleh yang menjajakan cemilan olahan stroberi seperti, dodol stroberi, manisan, agar-agar stroberi dan makanan ringan lainnya khas Ciwidey.

Leave a Reply